Sabtu, 19 Oktober 2013

Pemrograman Mobile 'GAME SUDOKU'

Oke kali ini saya akan memposting artikel mengenai aplikasi yang saya buat dalam hal ini GAME SUDOKE. Aplikasi ini saya buat berdasarkan referensi dari :
Capture

Nah ini merupakan tampilan awal dari emulator android

awal

Setelah itu kita masuk ke home emulator untuk mencari aplikasi sudoku yang saya buat (pojok kiri bawah)

pilihan

Kemudian kita masuk ke program sudoku dan inilah hasilnya

1.tampilan menu

Dapat dilihat diatas bahwa tampilan menu dari game sudoku ini ada 4 yaitu, Continue (untuk melanjutkan permainan), New Game (memulai permainan baru), About (berisi keterangan dari game sudoku) dan Exit (untuk keluar game). Berikut tampilan untuk tiap tiap menu :
New Game

3.tampilan level

Pada Menu New Game akan muncul 3 pilihan level, Easy, Medium, Hard. Sebelum memilih saya mengubah mode view dari portrait ke landscape
Easy

6. tampilan portrait

Medium

medium

Hard

hard

Kemudian saya kembali ke menu awal lalu memilih menu About

8.tampilan menu landscape
About

2.tampilan about

Selain itu kita juga bisa memilih menu continue
Continue (menyimpan kondisi game terakhir dalam kesempatan ini dalam mode HARD)

hard

Kita juga dapat mengatur apakah ingin menggunakan musik atau tidak dalam bagian setting dengan mencentang pilihan yang tersedia

7.pilihan settings

Ternyata ada yang terlupakan pada tampilan diatas terdapat mode hints yang akan memberikan kita petunjuk mengenai angka apa yang sebaiknya kita masukkan pada suatu kolom. Ini tampilannya:

hint

Sekian postingan saya kali ini semoga memberi manfaat :)
Dzulqarnain
tulisan ini dapat juga dilihat disini

Sabtu, 21 September 2013

APLIKASI KONTROVERSIAL “ SEND ME TO HEAVEN “



Tulisan saya kali ini akan mengulas mengenai salah satu aplikasi yang menurut saya paling kontroversial. Aplikasi tersebut berjudul SEND ME TO HEAVEN (S.M.T.H).

Send Me To Heaven merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh developer Norwegia (CarrotPop) dimana aplikasi ini mengharuskan anda untuk melempar smartphone anda setinggi mungkin tanpa harus merusaknya. Terdengar kontroversial bukan? 

Terlepas dari kontroversial apa tidaknya aplikasi ini pengguna iPhone harus terlebih dahulu menyetujui persyaratan yang diajukan oleh CarrotPop, yakni untuk tidak menuntut pengembang (CarrotPop) jika perangkat iPhone milik mereka hancur berantakan saat gagal ditangkap.  Atas dasar itulah mengapa Apple menolak dengan tegas aplikasi ini hadir di App store karena Apple menganggap aplikasi ini melanggar salah satu aturan yakni mendorong penggunanya untuk melakukan aksi yang bisa mengakibatkan kerusakan pada perangkat smartphone.

Namun bagi anda yang ingin mencoba aplikasi ini bisa sedikit tersenyum, karena penolakan hanya dilakukan oleh Apple, sementara Android bisa menerima kehadiran ‘Send Me To Heaven’ di Play Store. Para pengguna Android bahkan kini sudah bisa mengunduh ‘aplikasi aneh’ tersebut. 

Send Me To Heaven dapat dimainkan dengan cara melemparkan perangkat smartphone anda ke atas setinggi mungkin lalu menangkapnya. Dan dengan bantuan alat bernama accelerometer yang terpasang di ponsel lewat aplikasi tersebut, dimana accelerometer (komponen untuk pengukuran akselerasi dan gaya akibat tarikan gravitasi. Perangkat ini dapat digunakan untuk mengukur inklinasi, getaran, dan kejutan), maka pengguna dapat menghitung titik lemparan tertinggi saat dilemparkan. Aplikasi ini akan mencatat semua lemparan tertinggi dan menampilkannya dalam bentuk laporan data harian, mingguan, dan bulanan untuk setiap catatan lemparan tertinggi setiap pengguna aplikasi ini. 

Anda tertarik mencoba aplikasi ini ? Sebelum anda mencoba aplikasi ini, ingat bahwa utamakan keselamatan dan hati-hati untuk tidak melukai diri sendiri bahkan melukai orang lain, perhatikan sekitar anda apabila ingin mencoba aplikasi ini, jangan lupa untuk melakukan latihan terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebelum anda menyesal J .

Sampai saat ini aplikasi Send Me To Heaven telah mendapatkan 300 bintang dari para reviewer di Google Play dan termasuk beberapa orang yang mengaku telah merusakkan perangkat smartphone mereka akibat permainan ini. Bahkan salah satu pengguna dari permainan ini menulis “perangkat yang ia gunakan masih utuh, akan tetapi satu yang pasti, untuk memainkan permainan ini pastikan anda cukup kaya untuk mengganti smartphone anda.

Sumber :


Jumat, 20 September 2013

Sejarah Permainan Temple Run




Sejarah Dari Permainan Temple Run 
A. Awal Mula Temple Run
Temple Run merupakan jenis game “endless running” yang dirancang oleh Raleigh dan diluncurkan oleh Imangi Studios. Game ini dirancang oleh pasangan suami istri Keith Shepherd  dan Natalia Luckyanova dengan dibantu oleh Kiril Tchangov sebagai desainer. Permainan ini mengharuskan pemain untuk berlari melewati “Temple” sejauh mungkin untuk menghindari monster monyet yang mengejarnya. Permainan ini telah diluncurkan untuk perangkat iOs, Android dan Windows Phone 8.
Dalam Perkembangannya sejak pertama kali diluncurkan pada 4 Agustus 2011, popularitas permainan ini semakin meningkat bahkan popularitas Imangi Studios menjadi lebih popular dibandingkan dengan perusahaan Zynga yang dikenal berkat permainan “Zuma”. Berkat kesuksesan permainan ini banyak pengembang berlomba-lomba guna meluncurkan permainan sejenis seperti Temple Guns, Temple Jump, dan Pyramid Run.
Dalam Situs iTunes Store, permainan ini termasuk kedalam 50 besar aplikasi yang paling banyak diunduh oleh pengguna pada bulan Desember 2011, dan secara meyakinkan menjadi Aplikasi nomor satu yang paling populer di iOS Store.
Pada Tanggal 12 Januari 2012, Imangi pada halaman Facebook Temple Run mengumumkan bahwa permainan ini akan dirilis untuk sistem operasi Android pada bulan februari  tetapi pada kenyataannya Permainan ini dirilis di Google Play pada 27 Maret 2012 sebulan lebih lambat dari waktu yang direncanakan. Akan tetapi setelah dirilis pada Android permainan ini diunduh 1 juta kali hanya dalam kurun waktu 3 hari . Sejak saat itu permainan ini seperti tidak pernah berhenti untuk berlari. Permainan ini telah merilis 4 versi dimana versi pertama dirilis pada Agustus 2011 kemudian pada awal tahun 2013 merilis Temple Run 2 yang merupakan sekuel dari Temple Run. Permainan ini memecahkan rekor dari permainan Angry Bird Space Clocking dengan 50 juta unduhan hanya dalam waktu 13 hari.
B. Versi Temple Run
Temple Run : Brave
Berkat Popularitas Permainan ini maka Disney mengajak Imangi untuk bekerja sama guna mempromosikan film Brave lewat permainan “Temple Run : Brave “. Sama seperti Temple Run ketika pertama kali dirilis, Temple Run : Brave berharga 99 cents untuk diunduh. Setelah Temple Run : Brave dirilis di App Store, permainan ini menduduki peringkat teratas sebagai permainan berbayar yang paling banyak di download.  
Temple Run: Brave merupakan Temple Run versi Disney dimana Temple Run buatan Imangi digabung dengan Latar belakang cerita dari Brave yang merupakan film animasi buatan Pixar. Menurut saya Temple Run: Brave merupakan versi lain dari Temple Run dimana memberikan warna yang lain dari Temple Run lainnya.
Temple Run: Brave memiliki pemeran utama seperti pada filmnya yaitu puteri Merida. Berlari, berbelok, lompat dan merunduk seperti gameplay biasa yang Temple Run sebelumnya hadirkan. Menurut saya, yang menarik dari Temple Run: Brave ini adalah fitur archery. Selama Merida berlari maka terkadang ada sebuah minigame dimana kamu harus menekan layar di kiri atau kanan yang terdapat sasaran untuk kamu panah. Jika kamu bisa memanah semua sasaran maka kamu akan mendapatkan skor tambahan. Untuk fitur dari archery sendiri, kamu tidak perlu memiliki reflek yang sangat tinggi, karena sejauh apapun jaraknya sasaran tersebut, sebelum menghilang dari layar akan tetap bisa dipanah.
Temple Run: Brave sendiri mengambil tema di hutan maya. Pertama kali kamu akan dikejar oleh beruang Moordu seperti yang di film. Untuk audio cukup bagus dari mulai sound efek hingga suara Merida yang muncul cukup membuat game Temple Run: Brave ini terasa hidup. 
Temple Run : Oz
Setelah Sukses dengan Temple Run : Brave maka Perusahaan Disney kembali mengajak Imagi untuk bekerja sama dengan membuat permainan Temple Run : Oz dengan mengambil tema dari film Oz the Great Powerful.
Temple Run : Oz tetap setia dengan “endless running” berjalan serta memutar , melompat dan meluncur untuk menghindari rintangan dan mengumpulkan koin . Tapi karena versi ini didasarkan pada film Disney , maka permainan ini menggabungkan banyak elemen seperti lingkungan baru , objek dan karakter . Pemain akan bertindak  sebagai The Great dan Powerfull Oz  yang akan berlari melintasi Yellow Brick Road in the Woods dan The Dark Forest .
“Gameplay” dari Permainan Temple Run : Oz juga dibuat lebih menantang dengan tidak lagi menyertakan tiga monyet setan atau satu raksasa aneh berwajah monyet ,  tetapi pemain akan dikejar oleh tiga babon terbang pada awal permainan .
Permainan ini lebih menantang dari versi  Temple Run  Pertama dengan kecepatan permainan yang bertambah sehingga menuntut fokus yang lebih besar dan refleks yang lebih baik . Rintangan dalam permainan ini juga dibuat cukup rumit dimana rintangan dapat muncul dengan tiba-tiba untuk menggagalka pemain . Rintangan hanya muncul ketika pemain mendekati mereka benar-benar dekat , tidak seperti permainan sebelumnya di mana pemain bisa melihat mereka baik di muka .
Temple Run : Oz juga memiliki unsur-unsur umum tertentu seperti yang terlihat dalam versi Temple Run : Brave permainan .  Pemain bisa mengumpulkan busur dalam permainan untuk membuka bonus yang berbeda seperti skor ekstra poin dan skor pengganda pada akhir setiap sesi berjalan .  Sebuah elemen baru dalam permainan ini juga ditambahkan  dimana adanya perjalanan waktu dengan tornado yang diadopsi dari film Oz The Great Powerful.
C. Penilaian Temple Run
Dalam artikel ini saya hanya akan memasukkan penilaian untuk Permainan Temple Run versi Original dimana untuk versi iOS permainan ini mendapatkan nilai 80 dari 100 pada Metacritic berdasarkan 10 ulasan dan mendapat nilai 83.57% dari GameRangkins berdasarkan 7 ulasan.
148Apps memberikan nilai 3 dari 5 dengan memuji gameplay dari permainan ini tetapi juga memberikan kritik terhadap “backgrund” atau latar yang digunakan dalam permainan ini. Kritik ini cukup beralasan karena secara garis besar pemandangan dari permainan ini terlihat sama, sepanjang pemain berlari dalam permainan ini, pemain hanya disajikan dengan tampilan yang monoton.
AppSpy lebih baik dalam memberikan penilaian dimana permainan ini diberi nilai 4 dari 5 dengan memberi pujian bahwa permainan ini memberikan sensasi yang berbeda dengan membawa pemain ke dunia 3 dimensi dan memberi pemain tantangan yang unik.
TouchArcade memberi nilai 4,5 dari 5 dan memuji permainan ini sebagai permainan yang memberi ketegangan tinggi dan bahkan mengatakan bahwa permainan temple run adalah permainan satu-satunya yang memberikan sensasi layaknya sebagai seorang arkeolog berani yang berada pada situasi mematikan.
Gamezebo bahkan memberikan penilaian sempurna dengan memberi nilai 5 dari 5 dan memberikan pujian bahwa permainan ini sangat memikat dan bahkan kata kecanduan pun tidak dapat menggambarkan permainan ini.
IGN memberi nilai 7,5 dari 10 dengan memuji kedalaman dan kemampuan “upgrade” dari sistem ini yang membedakannya dari game lain seperti Canabalt dan Robot Unicorn Attack. PC magazine juga menyebut permainan ini menjaga anak-anak tetap bahagia.
Berdasarkan penilaian diatas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa permainan ini sangat menarik dan dapat dijadikan alat untuk mengusir kebosanan.
Itulah Sekilas Sejarah Dari Permainan Tempe Run Semoga bermanfaat J